
Sebentar lagi, tepatnya pada 9 April 2009, kita semua bangsa Indonesia akan menggelar hajatan demokrasi lima tahunan atau yang popular dengan sebutan Pemihan Umum untuk memilih para wakil rakyat yang akan duduk di lembaga DPR, DPRD, dan DPD. Setelah itu kita pun akan melangkah ke tahap pemilihan kepemimpinan nasional.
Berbagai iklan politik, baik above the line maupun below the line, hampir tiap saat menteror kita untuk mau memilihnya. Sayangnya, kita seringkali dihadapkan pada kenyataan akan miskinnya informasi dan referensi tentang figur-figur calon wakil rakyat tersebut. Alhasil, kita pun terserang stigma ambigu dan dualisme antara memilih dan tidak memilih.
Nah, agar tidak terjebak dalam ambiguitas dan skeptisisme, berikut ini ada Tips Cerdas untuk memilih para wakil rakyat, yang insya Allah, akan membawa Anda pada kemantapan pada pilihan.
1 • Riset dan selidiki track record caleg pilihan Anda. Cek di internet, apa saja yang sudah ia katakan, lakukan, latar belakang pribadi, pendidikan, prestasinya, atau afiliasi kelompok atau politiknya. Kalau sudah terkenal biasanya ia punya website/blog pribadi, sehingga kita akan mudah mendapatkan data dan informasi yang cukup tentang caleg itu.
2 • Tapi kalau ia tidak pernah atau jarang bersentuhan dengan dunia media, baik cetak, elektronik, maupun internet, lakukan secara offline. Memang butuh waktu ekstra, misalnya dengan bertanya2 kepada tetangga yang tinggal di sekitar rumahnya, teman-temen sekolahnya, koleganya, atau bahkan pesaing-pesaingnya.
3 • Kalau ada kesempatan, ajak si caleg berdiskusi secara langsung. Mulailah dari tema-tema yang menjadi concern-nya (Dapat Anda lihat dari poster, spanduk, dan atribut kampanyenya yang lain—yang seringkali hanya slogan tanpa konsep), hingga berkaitan dengan isu-isu yang menjadi kepentingan Anda sendiri. Misalnya, soal perekonomian dan kesejahteraan umat, harga BBM dan lain-lain.
4 • Pastikan juga dalam proses di atas, apakah ia orang yang FAST (fathanah, amanah, shiddiq, tabligh), atau tidak, dan lain-lain. Gagasan dari caleg yang layak pilih adalah gagasan yang rasional dan mencerdaskan, mendewasakan, dan dapat dipertanggungjawabk an. Ia tidak menawarkan pembagian uang, tidak merendahkan martabat orang lain dengan black campaign, serta tidak memberi janji surga yang mengecewakan di kemudian hari. Setelah itu, simpulkan dari situ apakah ia layak pilih atau tidak.
5 • Setelah cukup yakin dengan pilihan Anda, lebih jauh lakukan “kontrak politik” dengan caleg pilihan Anda. Buat komitmen permanen, untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Bentuknya bisa berbentuk lisan maupun tertulis, bersama-sama atau sendiri. Isinya bisa apa saja, apakah berupa janji kalau ia terpilih menjadi wakil rakyat, ia akan memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan umat/rakyat. Dan lain–lain.
6 • Meski proses kampanye sudah berlangsung, tidak ada kata terlambat untuk mencari tahu. Buatlah daftar para caleg yang ada di tempat Anda. Segera lakukan tips di atas. Semakin banyak Anda tahu dan mengumpulkan informasi valid tentang para caleg itu, maka itu semakin baik untuk penentuan caleg pilihan Anda.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar